HOME
Home » Blog » 5 Cara Elegan Bertanya dalam Forum Diskusi

5 Cara Elegan Bertanya dalam Forum Diskusi

Posted at November 30th, 2016 | Categorised in Blog

ajukan-pertanyaan

Saya yakin Anda pernah menjadi peserta dalam sebuah forum diskusi.  Kita sering mendengar ucapan moderator  “Pertanyaannya apa ya”, “Sebutkan nama dan institusi”, “Tolong dipersingkat”, “Itu pernyataan bukan pertanyaan kan?” . Setelah beberapa kali mengamati pemandangan diskusi demikian, saya kira, ketika peserta diskusi diberi kesempatan bertanya, rasa-rasanya memang perlu tahu caranya. Nah, berikut ini beberapa cara, lebih tepatnya langkah bertanya “yang baik” dalam sebuah forum diskusi:

  1. Sebut nama dan lembaga. Agar tidak muncul pertanyaan lagi dari sang moderator, begitu juga  agar mempermudah notulen yang mencatat proses diskusi, maka menyebutkan nama dan lembaga menjadi penting agar diskusi menjadi tertib.  Dan kita sendiri yang mengajukan pertanyaan juga bisa dikenali sehingga bisa membuka jejaring pertemanan dan bisnis.
  2. Apresiasi panitia atau pembicara. Setelah perkenalan, kita bisa mengapresiasi panitia penyelenggara diskusi misalnya dengan pernyataan “Acara  diskusi  rutin bulanan yang digelar kanet Indonesia ini sangat menarik dan perlu terus diadakan karena mengangkat tema-tema yang sedang aktual”. Atau mengapresiasi pembicara ,“Pemaparan  Doktor Edi Santosa akademisi  Ilmu Komunikasi  Unsoed sangat bagus karena kita bisa mengetahui apa yang tidak diberitakan media”
  3. Pernyataan Singkat. Contoh “Saya setuju dengan pernyataan Doktor  Edi Santoso bahwa jurnalisme subyektif berbasis kemanusiaan sah-sah saja dipakai dalam praktik jurnalistik media Islam”.  Salah satu “penyakit” peserta kadang terlalu banyak pernyataan bahkan seringkali bercerita dengan panjang lebar sampai sang moderator memotong pembicaraan “Maaf pertanyaannya apa ya?” Jadi pernyataan singkat ini cukup 1 atau 2 kalimat saja.
  4. Mulai bertanya. Moderator setelah pembicara memaparkan presentasinya biasanya langsung memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya. Jadi,  kalau bisa tetap ajukan pertanyaan bukan memberikan pernyataan.  Usahakan juga bertanya kepada pembicara bersangkutan dengan sebutkan nama. Contoh “ Pertanyaan saya untuk Doktor Edi santoso…..?” Begitu kira-kira agar kita bisa mendapatkan jawaban dari orang yang tepat kepakarannya. Biasanya ini terjadi misalnya ada banyak pembicara dari berbagai latar belakang kepakaran. Jadi fokuskan pertanyaan pada orang yang tepat untuk menjawabnya.
  5. Ucapkan Terimakasih. Ucapan terimakasih ini mudah tapi seringkali lupa diucapkan. Nah, sebagai peserta diskusi “yang baik” kita juga perlu mengucapkan terimakasih untuk menutup pertanyaan. Contoh “Demikian pertanyaan  saya mengenai kasus Aksi Bela Islam 3, saya sangat menunggu jawaban dan informasi terbaik dari Bapak  Doktor Edi Santoso, terimakasih”

Ini beberapa cara elegan yang bisa kita terapkan dalam sebuah forum diskusi. Tentu saja, kelima cara ini  hanya berbasis pengalaman pribadi saja. Rekan-rekan bisa memodifikasinya agar lebih baik lagi Saya sendiri kadang juga masih serampangan ketika  diberi kesempatan bertanya dalam sebuah forum.  Dengan catatan ringan ini.  Semoga saya dan kita  semua  bisa menerapkannya. Terimakasih.

Jakarta, 30 November 2016

*Yons Achmad. Pengamat media. Founder Kanetindonesia.com. WA: 082123147969.

No comment for 5 Cara Elegan Bertanya dalam Forum Diskusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post to 5 Cara Elegan Bertanya dalam Forum Diskusi

Konsultan Media di Jakarta

Posted at July 7, 2017

Bagi Anda yang sedang mencari jasa konsultan media, khususnya di Jakarta, tidak salah lagi. Kami, Kanet Indonesia, adalah partner yang tepat bagi Anda. Kami... Read More

Narasi Etis Opini

Posted at June 23, 2017

KEPADA siapakah mayoritas ruang pemberitaan kita berikan dalam tarik ulur Panitia Khusus Hak Angket DPR tentang Komisi Pemberantasan Korupsi? Pertanyaan semacam ini menguji sikap... Read More

Menyetankan Habib Rizieq Lewat Media, Percuma !

Posted at May 18, 2017

Menyetankan Habib Rizieq Lewat Media, Percuma ! :Yons Achmad (Pengamat media, Founder Kanet Indonesia) Siapa tokoh muslim Indonesia yang dikenal dengan nahi munkarnya? Jawabnya... Read More

Stop Jadikan Ahok Penglaris Media

Posted at May 16, 2017

Stop Jadikan Ahok Penglaris Media :Yons Achmad (Pengamat Media | Founder  Kanet Indonesia)   Apakah setiap media yang beritakan Ahok  berarti bentuk dukungan? Jawabannya... Read More

Dari Buruh Media Ke Pemilik Media

Posted at May 1, 2017

Hari buruh yang diperingati setiap tanggal 1 Mei menjadi refleksi tersendiri bagi buruh media. Boleh-boleh saja menuntut kenaikan upah. Seperti yang juga dilakukan oleh... Read More


tesssssss