HOME
Home » Blog » Agus Yudhoyono Harapan untuk Jakarta

Agus Yudhoyono Harapan untuk Jakarta

Posted at September 29th, 2016 | Categorised in Blog

agus-harimurti-yudhoyono

Muda, Cerdas, Santun. Itu kesan saya ketika disodorkan nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sosok yang saat ini digadang-gadang untuk bisa menjadi orang nomor satu di Jakarta, berpasangan dengan Sylviana Murni dalam pilkada kali ini. Nama ini tak pernah dimunculkan sebelumnya. Bahkan, tak ada satupun pengamat politik yang membahasnya, apalagi menganalisis peluangnya untuk bisa berkiprah di dunia politik.

Baru setelah namanya muncul, didukung oleh beberapa partai berbasis Islam, ramai-ramai orang berkomentar. Tentu, ada yang mendukungnya, ada pula yang menganggap enteng dan tak menaruh perhatian terhadapnya. Tapi, bagi saya, Agus Yudhoyono adalah harapan untuk Jakarta, kenapa?

Kita butuh sosok yang baru dalam kancah politik. Tidak itu-itu saja. Dan Agus Yudhoyono menjawab kebutuhan ini. Stok lama yang muncul kembali kita tahu, Ahok. Secara pribadi, baik secara intelektual maupun sebagai orang Betawi, saya tentu tak akan memilih tokoh ini. Sampai kapanpun. Sebagai orang Betawi, yang tentu saja nilai-nilai religi begitu kental dianut, alangkah konyolnya ketika memilih sosok ini.

Argumen saya sederhana, sangat tidak mungkin syiar Islam akan berkembang dan maju ditangan tokoh non-muslim. Gubernur yang muslim saja belum tentu komit dan serius dalam menata ibu kota dan menyemarakkan syiar Islam, apalagi yang non muslim. Tentu harapan itu tak ada. Dan, saya menilai AHY adalah harapan itu.

Lantas, bagaimana dengan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Saya kira, keduanya orang baik. Sandiaga Uno, dia juga sosok pengusaha yang santun, religius. Menurut pengakuan dan pemberitaan di media massa, sosok ini juga rajin misalnya shalat Dhuha. Saya tentu sangat menyukai tokoh semacam ini. Ya, walau dalam urusan politik mungkin bisa dibilang baru.

Sekarang, soal Anies Baswedan bagaimana? Dia juga sosok yang menarik, kiprahnya bagus, baik misalnya ketika menginisiasi Gerakan Indonesia Mengajar, maupun ketika menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tapi, saya agak kurang suka dengan jejak rekamnya.

Dulu, tokoh ini begitu bersemangat membela Jokowi-JK dalam pemilihan presiden. Kubu yang tentu berseberangan dengan Prabowo (Gerindra) maupun PKS. Bahkan, bisa kita baca juga rekam jejaknya bagaimana tokoh ini melakukan kritik habis-habisan terhadap Prabowo, termasuk bagaimana kubu Prabowo dinilai sarangnya mafia.

Tapi, setelah “Ditendang” Jokowi dari kursi Menteri dan menjadi pengangguran politik, tokoh ini (Maaf) tanpa malu-malu lagi (lebih tepatnya tidak tahu malu) menerima pinangan partai Gerindra dan PKS sebagai calon gubernur Jakarta 2017. Memang, inilah dunia politik. Tapi, saya pribadi tidak begitu suka dengan “teladan” semacam ini.

Apa boleh buat, yang tersisa hanya AHY. Bismillah. Saya kira, lagi-lagi saya katakan, inilah harapan. Kita perlu sosok baru untuk Jakarta. Dan, ketika berpasangan dengan Sylviana Murni, lengkaplah sudah. Dia akan didampingi oleh sosok penuh keibuan, yang mengerti birokrasi, berpengalaman dalam pemerintahan di DKI Jakarta.

Memang, yang namanya pilkada, tak ada pilihan selain harus menang. Karena kalah hanya menjadi pecundang. Tapi, bagi saya, menang atau kalah tak jadi soal. Yang terpenting saya sudah ikut andil memilih calon yang benar. Itu prinsipnya.

(Penulis. dr. Chairil Anwar Soleh, SP, An/Bekerja di sebuah rumah sakit/ Aktif Bergiat di Betawi Kumpul).

No comment for Agus Yudhoyono Harapan untuk Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post to Agus Yudhoyono Harapan untuk Jakarta

Konsultan Media di Jakarta

Posted at July 7, 2017

Bagi Anda yang sedang mencari jasa konsultan media, khususnya di Jakarta, tidak salah lagi. Kami, Kanet Indonesia, adalah partner yang tepat bagi Anda. Kami... Read More

Narasi Etis Opini

Posted at June 23, 2017

KEPADA siapakah mayoritas ruang pemberitaan kita berikan dalam tarik ulur Panitia Khusus Hak Angket DPR tentang Komisi Pemberantasan Korupsi? Pertanyaan semacam ini menguji sikap... Read More

Menyetankan Habib Rizieq Lewat Media, Percuma !

Posted at May 18, 2017

Menyetankan Habib Rizieq Lewat Media, Percuma ! :Yons Achmad (Pengamat media, Founder Kanet Indonesia) Siapa tokoh muslim Indonesia yang dikenal dengan nahi munkarnya? Jawabnya... Read More

Stop Jadikan Ahok Penglaris Media

Posted at May 16, 2017

Stop Jadikan Ahok Penglaris Media :Yons Achmad (Pengamat Media | Founder  Kanet Indonesia)   Apakah setiap media yang beritakan Ahok  berarti bentuk dukungan? Jawabannya... Read More

Dari Buruh Media Ke Pemilik Media

Posted at May 1, 2017

Hari buruh yang diperingati setiap tanggal 1 Mei menjadi refleksi tersendiri bagi buruh media. Boleh-boleh saja menuntut kenaikan upah. Seperti yang juga dilakukan oleh... Read More


tesssssss