HOME
Home » Blog » Kunci Keberhasilan Advokasi Media Selamatkan KPK

Kunci Keberhasilan Advokasi Media Selamatkan KPK

Posted at January 24th, 2015 | Categorised in Blog

Save KPK

Koalisi “Buaya” (Polisi) dan “Banteng” (PDIP) menyerang “Cicak” (KPK) akhirnya gagal total. Advokasi (sosial) media dilanjutkan dengan aksi lapangan pada akhirnya yang berhasil memenangkan pertempuran di medan wacana.

Cerita bermula ketika Jokowi (Presiden) menyodorkan Budi Gunawan, pemilik rekening gendut untuk menjadi calon Kapolri. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertindak cepat menetapkan BG sebagai tersangka tentu dengan tujuan pucuk pimpinan kepolisian itu jangan diisi oleh tokoh-tokoh yang kotor dan bermasalah.

Di media, lalu muncul foto mesra rekayasa Abraham Samad dengan salah seorang Putri Indonesia. Tentu publik dengan mudah bisa menilai upaya itu untuk menjatuhkan citra Samad (KPK). Tak berhasil, tiba-tiba polisi memproses laporan kader PDIP yang menuduh salah seorang pimpinan KPK Bambang Widjoyanto terlibat dalam keterangan palsu soal pilkada beberapa tahun silam. BW pun diborgol, ditangkap. Dan, advokasi media selamatkan KPK pun bermunculan.

Setidaknya, muncul sekitar 200.000 kicauan (Tweet) dengan tagar #SaveKPK di ranah maya. Selain menjadi top trending topik di Indonesia, #SaveKPK juga sempat mencapai posisi kedua Trending Topic Worldwide (TTWW). Tak ketinggalan aksi selamatkan KPK juga muncul di facebook. Sebagai contoh diantara grup Referendum Rakyat Selamatkan KPK. Sementara, petisi online #BebaskanBW, hentikan pelumpuhan KPK! #SaveKPK mencatat 34.255 pendukung.

Di televisi, advokasi media juga dilakukan. Tentu bukan di Metro TV, televisi yang politik redaksinya mendukung semua sepak terjang Jokowi. Kali ini TV One menghadirkan setidaknya dua tokoh yang mendukung aksi selamatkan KPK. Diantaranya Effendi Gazali (Pakar Komunikasi Politik UI) dan Zainal Arifin Mochtar dari PUKAT UGM. Kedua tokoh tersebut mememberikan pandangan-pandangannya yang bernas dalam membela KPK, mematahkan logika-logika hukum dua narasumber dari Polri yang juga dihadirkan dalam acara televisi tersebut.

Pertanyannya, kenapa advokasi media selamatkan KPK berhasil? Satu keberhasilan kuncinya tentu karena pengusung advokasi media itu adalah orang-orang yang punya integritas, bisa dipercaya. Advokasi media adalah ranah permainan persepsi publik.

Kemenangan advokasi media selamatkan KPK kali ini memberikan pesan moral tersendiri bagi partai-partai kotor, penguasa maupun Polri untuk tidak seenaknya menggunakan kekuasaan, wewenang demi mendukung konspirasi jahat melemahkan lembaga yang terbukti serius memberantas korusi di negeri ini. Ketika hal ini dilakukan, maka perlawanan rakyat akan muncul. Advokasi media ini saya kira perlu terus dilakukan demi mengawal pemerintahan yang bersih dari tangan-tangan kotor oknum tertentu bahkan penguasa sekalipun. (Yons Achmad/ CEO Kanet Indonesia).

No comment for Kunci Keberhasilan Advokasi Media Selamatkan KPK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post to Kunci Keberhasilan Advokasi Media Selamatkan KPK

Konsultan Media di Jakarta

Posted at July 7, 2017

Bagi Anda yang sedang mencari jasa konsultan media, khususnya di Jakarta, tidak salah lagi. Kami, Kanet Indonesia, adalah partner yang tepat bagi Anda. Kami... Read More

Narasi Etis Opini

Posted at June 23, 2017

KEPADA siapakah mayoritas ruang pemberitaan kita berikan dalam tarik ulur Panitia Khusus Hak Angket DPR tentang Komisi Pemberantasan Korupsi? Pertanyaan semacam ini menguji sikap... Read More

Menyetankan Habib Rizieq Lewat Media, Percuma !

Posted at May 18, 2017

Menyetankan Habib Rizieq Lewat Media, Percuma ! :Yons Achmad (Pengamat media, Founder Kanet Indonesia) Siapa tokoh muslim Indonesia yang dikenal dengan nahi munkarnya? Jawabnya... Read More

Stop Jadikan Ahok Penglaris Media

Posted at May 16, 2017

Stop Jadikan Ahok Penglaris Media :Yons Achmad (Pengamat Media | Founder  Kanet Indonesia)   Apakah setiap media yang beritakan Ahok  berarti bentuk dukungan? Jawabannya... Read More

Dari Buruh Media Ke Pemilik Media

Posted at May 1, 2017

Hari buruh yang diperingati setiap tanggal 1 Mei menjadi refleksi tersendiri bagi buruh media. Boleh-boleh saja menuntut kenaikan upah. Seperti yang juga dilakukan oleh... Read More


tesssssss